Tuesday, October 21, 2008

Chicken on nett – sit back, sip back, enjoy the show

Masih inget billboard besar menjelang masuk kota (atau kabupaten?) Pattaya yang dibuat oleh network agency setempat beberapa tahun lalu?

Welcome to Adfest. We hope you lose

Dari atas bus, minibus taksi atau taksi Mercedes yang membawa kontingen Adfest dari Swarnabhumi , billboard itu mengundang senyum.
Dan mendadak begitu sampai di jalan itu terasa ‘klik’ perbauran aura kompetisi, party, meeting dan sekaligus pelarian diri dari kantor.

Pattayaaaaaa here I am again….
(dibayarin kantor maksudnya)

Beberapa minggu lagi kita akan merasai aura yang kurang lebih sama di Jakarta. Melihat iklan bagus-bagus setahun sekali, mengerutkan dahi di seminar berbahasa Inggris, haha-hihi tukeran kartu nama dan keplok-keplok di seputar panggung. Rutin dan nyaris repetitive.

Bedanya, di sini bisa post party sambil memandangi perolehan trophy yang bagus sekali disainnya itu sambil menodong para MD, GM untuk membayar bill minuman berbotol-botol.

Minggu lalu saya tanya beberapa teman dekat saya dengan 1 pertanyaan klasik : “Ngirim entry banyak nggak?”

Jawabnya ternyata bermacam-macam :
1. “Nggak ngirim, nggak mampu bayar”
2. “Dikiiiit, ngelayani klien mulu, nggak sempet ‘main-main’ dengan inisiatif ad”
3. “Embuh. Aku pitching tiap hari nggak sempet pulang, boro-boro mikirin entry”
4. “Ngirim lebih banyak dari tahun kemarin meskipun kayaknya tahun ini agency si Anu masih merajai, at least dapet colongan lah” (hmm..panjang sekali jawabannya)
5. “Yang konvensional dikit, gue banyakin yang digital media”
6. “Tahun ini males maassss….”

Saya yang tahun ini tidak mengirim entry (dan tahun lalu diblokir secara internal…sukurin gak dapet apa-apa!), jawaban-jawaban tadi menunjukkan variasi situasi yang khas terjadi saat ini di industri.

Pertama, entry fee yang dirasa mahal. Buat teman-teman freelancer atau team kreatif yang dicuekin majikannya akan terasa sekali uang yang harus dikeluarkan (seperti kita bayar sendiri fiscal untuk liburan keluarga, dibanding kalau dibayarin PH atau kantor saat kita post pro atau meeting ke luar. Ditambah uang per diem lagi…)

Fenomena lain adalah dikotomi abadi bahwa award forum adalah forum iklan-iklan inisiatif yang nirlaba. Bukan iklan sehari-hari yang di push secara maksimal menjadi berkilat dan layak disebut sebagai ‘entry’. Hemm... Heeemmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ......

Gejala lain adalah malas, atau ... eh kok tau-tau udah September ya, kita belum punya tabungan entry. Ini adalah fenomena ketidak-konsistenan untuk menghasilkan output berstandard ‘nggak malu-maluin’.
Excusenya adalah : masih manusiawi kok.

Berikutnya…Pitching. Momok baru yang menguras segala-galanya hingga kering, dan lebih kering lagi kalau pengumuman pemenang pitching adalah : TIDAK ADA, wong pengundang pitch cuma window shopping kok.
Mau window shopping atau window kaing-kaing, yang jelas alokasi waktu, tenaga dan pikiran kadung ‘all-out’ didedikasikan demi kenaikan billing.
Mister Entry untuk bulan depan nggak sempet dipikin. Salahin manajemen ajalah, gampang.

Yang menarik adalah tumbuhnya kesadaran akan media-media baru dengan pendekatan baru. Nggak percuma dikirim ikutan Seminar APMF ke Bali segala macam (problem utama setelah ikutan seminar adalah tidak pernah diimplementasikan bukan?). Ini strategi menarik untuk mengirim entry yang berpeluang besar.
Mengirim entry toh bukan semata-mata mengikuti kategori yang ada, terus minta uang ke Finance yang sebulan baru dijanjikan keluar.
Janganlah mengirim ke kategori yang diprediksi dipenuhi oleh entries agency lain, alokasikan ke media baru toh orang Finance juga nggak tau untuk apa duitnya.
Taunya : “Duit meluluuuu…piroooo?” Hahahahahaaaa… giliran dapet new business, meneng wae. Setidaknya inilah yang mewakili pikiran sebagian team kreatif.

Terlepas dari segala macam ‘alesan lu’ tadi, forum yang beberapa minggu ke depan kita ikuti bersama pastilah menarik. Jauh lebih menarik dari keseragaman status YM para BlackBerriers ‘Kill the chicken in you’ - yang notabene para pengurus event yang sibuk- belakangan ini untuk menengok YouTube.

Ayolah para chicken, get killed lah … and pay the entry on nett. We hope you all win, haa…

9 comments:

Farika said...

"(dan tahun lalu diblokir secara internal…sukurin gak dapet apa-apa!)"

dalem :D

mister::G said...

dapet jamsostek :P:P:P

arep menep said...

dan gak usah ikut-ikutan selebriti iklan yang tampil gemerlap... termasuk ikut-ikutan pake bb kalo belum perlu benar :))
too much information juga bisa will kill you kan pak...

sebagai sesama pencinta kopi, mau sharing juga... sudah pernah ke sini (kopitips.com) pak...?

mister::G said...

bb bengil apa honda bb?

Anonymous said...

inisiatip = biar dapet kenaikan gaji.
(nek menang...) ha.ha..ha...

ada yg mau tuker BB ama kartu nama saya? ^^

Chris

bantul riders said...

pasti yg ngirim entry banyak gak handle klien telko. :p

mister::G said...

bukan telko tapi poci :P

Tessi Fathia said...

"Minggu lalu saya tanya beberapa teman dekat saya dengan 1 pertanyaan klasik : “Ngirim entry banyak nggak?”

nah, kalo jawaban Mister G sendiri apa?

mister::G said...

saya di luar lingkaran :P